Selanjutnya, Deputi Bidang Pencegahan BNN Pusat, Irjen Pol Sufyan Syarif mengungkapkan, program bersih narkoba ini telah diluncurkan sejak tahun 2021 lalu, dan telah dilaksanakan di 1.500 desa di Indonesia.
Untuk tahun 2022 program Bersih Narkoba menjadi program yang paling banyak diimplementasikan di Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Bogor.
Baca Juga:
Napi Narkoba Bakal Terima Amnesti, Menkum: Hanya 700 Orang
“Bogor sudah bagus, sudah jalan regulasinya, kami berharap aksinya bisa dilakukan dengan maksimal dan terukur. Terima kasih kepada Plt Bupati Bogor, Dandim 0621, Kapolres, Babinsa yang sudah bersinergi membangun Desa dan Kelurahan Bersinar”.
“Secara keseluruhan sinerginya sangat bagus Kabupaten Bogor ini, karena bisa menyembuhkan dan menolong masa depan generasi muda, ini adalah tugas yang sangat mulia,” ujar Irjen Pol. Supyan.
Kepala Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Wawan Kurniawan menyatakan, desanya senantiasa mendukung program Desa Bersih Narkoba yang dicanangkan oleh BNNK Bogor, provinsi dan pusat.
Baca Juga:
ABK Kapal Kayu di Batam Bawa Sabu dari Malaysia, Jika Sampai Jakarta Dibayar Rp300 Juta
Selain deklarasi Desa Bersinar, komitmen yang dilakukan yaitu dengan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pemuda sebagai agen perubahan yang bisa mewujudkan masyarakat dan Desa Bersinar.
“Alhamdulillah tadi kami juga mendapatkan penghargaan dari BNNK Bogor, ini menjadi cambuk dan memotivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi agar Kabupaten Bogor, khususnya Desa Tarikolot bisa benar-benar bebas narkoba,” tutur Wawan.
Hal sama disampaikan Lurah Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Sudarmika. Menurutnya implementasi dari deklarasi hari ini yaitu melalui aksi nyata di lapangan, sehingga program Kelurahan Bersinar ini bisa menyentuh dan outputnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.