WahanaNews-Bogor | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), melakukan deklarasi kelurahan dan desa bersih narkoba.
Deklarasi dilakukan di Auditorium Setda, Kompleks Perkantoran Pemkab Bogor, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (30/6/2022), sore
Baca Juga:
Napi Narkoba Bakal Terima Amnesti, Menkum: Hanya 700 Orang
Deklarasi tersebut dilakukan guna mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba, serta mewujudkan Kabupaten Bogor Bersih dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Bersinar).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Bogor juga memberikan penghargaan kepada 30 desa dan kelurahan yang telah lebih dulu menyelenggarakan Desa/Kelurahan Bersinar di tahun 2021 dan 2022.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, pihaknya senantiasa bersinergi dengan BNNK Bogor dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba melalui Penetapan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 82 tahun 2021.
Baca Juga:
ABK Kapal Kayu di Batam Bawa Sabu dari Malaysia, Jika Sampai Jakarta Dibayar Rp300 Juta
Perbup tersebut tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, prekursor narkotika serta bahan adiktif lainnya.
Selain itu, Pemkab Bogor mengeluarkan instruksi untuk membentuk tim terpadu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan.
Kemudian, menerbitkan Instruksi Bupati Nomor 354.551 tahun 2022, untuk mewujudkan desa dan kelurahan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Alhamdulillah dengan deklarasi hari ini adalah bukti keseriusan dan komitmen dari seluruh stakeholder, khususnya pada kades, lurah, bahwa kita siap untuk menyukseskan Kabupaten Bogor Bersih dari Narkoba,” ungkap Iwan Setiawan saat menghadiri deklarasi, Kamis (30/6/2022).
Iwan meminta kepada seluruh kades dan lurah untuk bersih dari narkoba, sebelum menjadi duta anti narkoba dan siap menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
“Kita harus bersih dari narkoba, luruskan hati, pikiran dan kelakuan, jangan sampai merusak nama lembaga desa, kecamatan, ASN, kepala daerah dan lainnya."
"Kita harus siap bersih, insya Allah masyarakat akan mengikuti, karena pekerjaan memberantas dan bersih narkoba ini adalah pekerjaan yang mulia,” tegas Iwan.
Komitmen Pemkab Bogor mengenai bersih narkoba ini tidak hanya didukung dari sisi regulasi dan kebijakan saja.
Aksi nyata telah dilakukan oleh Pemkab Bogor untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba sejak dini, melalui kegiatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Goes to School yang telah dilakukan sejak 2020 lalu.
Salah satu materi atau sosialiasi yang disampaikan yaitu mengenai bahaya dan pencegahan peredaran narkoba.
“Kita road show melalui kegiatan Forkopimda Goes to School, salah satu agendanya adalah sosialisasi tentang bahaya narkoba. Untuk itu, kami juga minta agar Bakesbangpol bisa kolaborasi menyosialisasikan bahaya narkoba ini agar lebih masif, sehingga masyarakat teredukasi dengan baik,” jelas Iwan.
Selanjutnya, Deputi Bidang Pencegahan BNN Pusat, Irjen Pol Sufyan Syarif mengungkapkan, program bersih narkoba ini telah diluncurkan sejak tahun 2021 lalu, dan telah dilaksanakan di 1.500 desa di Indonesia.
Untuk tahun 2022 program Bersih Narkoba menjadi program yang paling banyak diimplementasikan di Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Bogor.
“Bogor sudah bagus, sudah jalan regulasinya, kami berharap aksinya bisa dilakukan dengan maksimal dan terukur. Terima kasih kepada Plt Bupati Bogor, Dandim 0621, Kapolres, Babinsa yang sudah bersinergi membangun Desa dan Kelurahan Bersinar”.
“Secara keseluruhan sinerginya sangat bagus Kabupaten Bogor ini, karena bisa menyembuhkan dan menolong masa depan generasi muda, ini adalah tugas yang sangat mulia,” ujar Irjen Pol. Supyan.
Kepala Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Wawan Kurniawan menyatakan, desanya senantiasa mendukung program Desa Bersih Narkoba yang dicanangkan oleh BNNK Bogor, provinsi dan pusat.
Selain deklarasi Desa Bersinar, komitmen yang dilakukan yaitu dengan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pemuda sebagai agen perubahan yang bisa mewujudkan masyarakat dan Desa Bersinar.
“Alhamdulillah tadi kami juga mendapatkan penghargaan dari BNNK Bogor, ini menjadi cambuk dan memotivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi agar Kabupaten Bogor, khususnya Desa Tarikolot bisa benar-benar bebas narkoba,” tutur Wawan.
Hal sama disampaikan Lurah Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Sudarmika. Menurutnya implementasi dari deklarasi hari ini yaitu melalui aksi nyata di lapangan, sehingga program Kelurahan Bersinar ini bisa menyentuh dan outputnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya mengajak seluruh RT, RW, dan anggota kemasyarakatan lainnya untuk masif lakukan sosialisasi, melakukan pembinaan bersifat keolahragaan dan rohani agar bisa terhindar dari narkoba,” tandasnya. [tsy]