A sempat merintih kesakitan kepada pelaku. Usai memukuli A, pelaku ke luar mengambil sesuatu dari jok motornya, yang diduga air keras.
“Terus dia tiba-tiba keluar, ada yang lihat ngambil apa gitu di jok motor. Terus nyiram cuka parang itu ke saya. Itu kan ngebul ya, jadi saya spontan bangun. Mata saya udah nggak ngelihat tuh sebelah kiri,” tuturnya.
Baca Juga:
Dendam 8 Tahun Berujung Penyiraman Air Keras, Aksi Kejam di Bekasi Dirancang Matang
A kemudian meminta tolong kepada tetangga sekitar. Saat itu, pelaku segera melarikan diri menggunakan sepeda motornya.
“Saya bilang tolong tolong, nah pintu ditutup sama dia. Karena pintu belakang itu nggak kedengaran ke depan. Terus dia kabur, dia udah nyalain motor. Tetangga nggak ada yang berani nolongin saya kan takut juga. Karena memang orangnya begitu, pada ngeri nolongin saya juga. Udah ngebul muka saya juga,” imbuhnya.
A lalu berusaha menyelamatkan diri dengan menyiram bekas siraman diduga air keras menggunakan air bersih. Dia kemudian meminta tolong tetangga untuk mengantarkannya ke rumah sakit.
Baca Juga:
Ancaman Meluas, 12 Orang Minta Perlindungan di Kasus Air Keras Andrie Yunus
A telah melaporkan kejadian itu ke Polres Bogor. Polisi mengatakan sudah menerima laporan A.
“A membuat laporan tanggal 1 Oktober 2022,” kata Kasi Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana.[zbr]