WahanaNews-Bogor | Seorang perempuan inisial A (49) asal Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga hingga disiram air keras oleh mantan suaminya.
Pria berinisial IFA itu melakukan KDRT hingga menyiramkan air keras kepada A. A menceritakan detik-detik menegangkan kejadian tersebut.
Baca Juga:
Dendam 8 Tahun Berujung Penyiraman Air Keras, Aksi Kejam di Bekasi Dirancang Matang
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/9/22) sore lalu. A telah melaporkan IFA ke polisi usai penganiayaan yang menimpa dirinya.
“Kejadiannya hari Jumat jam 17.00 WIB. Awalnya saya habis bangun tidur terus salat Ashar jam 16.00 WIB ya. Terus setengah 16.30 WIB saya setrika pakaian, dia (pelaku) datang nanyain anak saya yang kecil,” kata A, Selasa (4/10/2022).
Saat itu, A sama sekali tidak menaruh curiga kepada pelaku. Singkat cerita, pelaku menanyakan kepada A apakah di rumahnya ada kopi.
Baca Juga:
Ancaman Meluas, 12 Orang Minta Perlindungan di Kasus Air Keras Andrie Yunus
“Dia nanya ada kopi apa nggak, kata saya coba cari sendiri, saya lagi beresin pakaian anak-anak. Ya udah saya nggak curiga gimana-gimana, saya masuk kamar anak saya. Saya ngebelakangin pintu, nggak lihat dia lagi ngapain,” paparnya.
Tiba-tiba, pelaku menutup mulut A dan memukulnya dari belakang. A dipukul hingga berasa sesak dan kemudian terjatuh.
“Tiba-tiba mulut saya ditutup, ditonjok dari belakang. Ditonjok dua kali, mulut ditutup, saya udah sesak jatuh ke tempat tidur. Dihajar lagi pipi saya sebelah kanan. Dihajar itu sampai saya nggak bisa nafas lagi, terus saya jatuh keselip sama kaki kipas angin,” ujarnya.